SIGI – Manajemen RSUD Tora Belo memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai salah satu keluarga pasien yang membawa anak ke ruang rawat inap dewasa dan merasa tidak menerima penjelasan dari petugas rumah sakit.
Kepala Humas RSUD Tora Belo, Aminuddin, menegaskan bahwa petugas rumah sakit telah menyampaikan imbauan secara humanis dan persuasif agar anak-anak tidak dibawa ke area rawat inap dewasa. Imbauan tersebut semata-mata berdasarkan pertimbangan keselamatan dan kesehatan pasien serta pengunjung.
Pada Rabu–Kamis, 10–11 Desember 2025, RSUD Tora Belo tengah melaksanakan verifikasi tindak lanjut akreditasi, sebagai bagian dari evaluasi atas status Akreditasi Paripurna yang diraih rumah sakit pada 2023. Dalam proses tersebut, seluruh prosedur pelayanan dan keselamatan pasien menjadi perhatian utama, termasuk pengaturan pengunjung di ruang perawatan.
“Area rawat inap merupakan lingkungan yang rentan terhadap penularan penyakit, terutama bagi anak-anak yang sistem imunitasnya masih sensitif,” jelas Aminuddin.
Pihak RSUD Tora Belo menyadari kondisi sosial dan geografis masyarakat di wilayah pedesaan berbeda dengan daerah perkotaan. Tidak semua keluarga memiliki akses penitipan anak atau pendamping di rumah. Karena itu, rumah sakit berupaya bersikap empatik dan memahami kondisi keluarga pasien.
Namun sebagai institusi pelayanan kesehatan milik pemerintah, RSUD Tora Belo tetap harus menerapkan standar pelayanan demi melindungi seluruh pasien, pengunjung, dan tenaga kesehatan.
Manajemen rumah sakit juga menyayangkan penyampaian keluhan melalui media sosial tanpa terlebih dahulu disampaikan melalui mekanisme internal. Meski begitu, RSUD Tora Belo tetap terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi pelayanan.
Aminuddin menegaskan seluruh jajaran RSUD Tora Belo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Bupati Sigi serta pimpinan rumah sakit.
“Kami mempersilakan masyarakat menilai pelayanan kami secara objektif. Setiap masukan yang disampaikan dengan itikad baik akan menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.(Ali)
Tidak ada komentar