Anggota Komisi III DPRD Sulteng Ir. H. Musliman Serap Aspirasi Warga Sigi Lewat Reses Masa Persidangan II

waktu baca 3 menit
Jumat, 13 Feb 2026 00:05 2 administrator

Radar Post Indonesia — Sigi. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. H. Musliman, MM, melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan II dengan turun langsung menemui masyarakat di Desa Balaroa Pewunu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Rabu (11/02/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penjaringan aspirasi masyarakat dalam masa keanggotaan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2024–2029.
Usai kegiatan, Musliman menjelaskan kepada awak media sejumlah program yang telah direalisasikan dari hasil reses tahun sebelumnya serta rencana pembangunan yang akan diperjuangkan ke depan. Ia menyebutkan, beberapa usulan masyarakat telah ditindaklanjuti melalui APBD Perubahan (ABT) dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar, meski anggaran yang tersedia masih terbatas.
“Anggarannya memang tidak terlalu besar, tetapi kami tetap memprioritaskan program yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah program yang telah terealisasi antara lain pengadaan 70 ekor sapi yang disalurkan ke wilayah Donggala dan Sigi. Selain itu, bantuan alat usaha perasmanan juga diberikan kepada kelompok ibu-ibu, termasuk RT dan RW di Donggala, guna mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Di Kalukubula, bantuan motor pengangkut sampah telah disalurkan untuk membantu pengumpulan sampah dari rumah warga menuju tempat pembuangan sementara (TPS). Bantuan ternak kambing juga diberikan kepada dua kelompok masyarakat, masing-masing beranggotakan 10 orang dengan total 40 ekor kambing.
Pada sektor keagamaan dan pendidikan, bantuan turut disalurkan untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Baku-Bakulu. Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan drainase sepanjang lebih dari 500 meter di Desa MPanau, Kecamatan Biromaru, telah rampung dikerjakan.
Musliman juga menyampaikan bahwa perbaikan jembatan Desa Bale di Donggala telah selesai melalui koordinasi dengan Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, bukan melalui dana pokok pikiran (pokir). Ia menegaskan seluruh program tersebut difokuskan untuk menjawab kebutuhan langsung masyarakat.
Untuk tahun 2026, pihaknya mendorong program pembangunan skema multi-years, khususnya perbaikan jalan penghubung Tulo–Simoro yang membutuhkan anggaran besar. Selain itu, pembangunan jembatan di wilayah Wombo serta pembukaan akses jalan Watatu hingga Ngofi juga menjadi prioritas yang terus diperjuangkan.
Menurutnya, pembukaan akses jalan Watatu–Ngofi sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil perkebunan yang selama ini lebih banyak melewati Sulawesi Barat akibat sekitar 10 kilometer ruas jalan tertutup longsor. Jika akses tersebut terbuka, distribusi hasil perkebunan dapat dialihkan melalui Sulawesi Tengah sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan retribusi daerah.
Ia juga menyinggung rencana perbaikan jalan BaleSang Tanjung yang hingga kini belum tersentuh pembangunan meski telah berganti beberapa periode kepemimpinan daerah.
Musliman menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan.
“Insya Allah, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terus kami dorong sesuai kemampuan anggaran yang ada,” pungkasnya. (Ali)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA