
PARIMO — Menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tengah, dinamika dukungan mulai mengerucut. Kadin Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengambil langkah lebih awal dengan menetapkan arah dukungan organisasi kepada salah satu kandidat ketua.
Ketua Kadin Parimo, Faradiba Zaenong, menyampaikan bahwa keputusan tersebut telah melalui proses internal yang matang, mulai dari diskusi hingga pertimbangan terhadap kapasitas dan visi para calon.
Dalam bursa pencalonan, terdapat tiga nama yang mencuat, yakni Gufran Ahmad, Endi, dan Nur Rahmatu. Ketiganya dinilai sebagai figur potensial yang memiliki kontribusi bagi perkembangan dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Namun, Kadin Parimo akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Gufran Ahmad untuk didukung sebagai Ketua Kadin Sulteng periode 2026–2031. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi konsolidasi organisasi dalam menghadapi Musprov yang akan datang.
Faradiba juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, turut menjadi bagian dari proses pertimbangan. Dukungan dan sinergi dengan pemangku kepentingan seperti Anwar Hafid dan Reni Lamajido dinilai penting dalam memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.
Langkah Kadin Parimo ini mencerminkan mulai terbentuknya konsolidasi di tingkat kabupaten/kota. Meski demikian, peta dukungan secara keseluruhan masih dinamis, mengingat belum seluruh daerah menyatakan sikap resmi.
Musprov Kadin Sulteng diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran Kadin dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah Sulawesi Tengah.
jurnalis Ali
Tidak ada komentar