Morowali, Pemerintah desa Keurea kecamatan Bahodopi kabupaten Morowali akan mendorong badan usaha milik desa (BUMDES) Anunto untuk mengelolah usaha sektor perikanan hasil tangkapan nelayan
Keunggulan sektor perikanan tangkap yang dikelola melalui bumdes terletak pada penciptaan rantai pasok yang adil, perlindungan nelayan dari tengkulak, serta peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara signifikan
Dikatakan kepala desa Keurea Husni Abdul Wahab saat di temui media ini, Minggu, 28 Juni 2026
Bumdes bertindak sebagai off-taker (pembeli utama), memastikan nelayan langsung menerima pembayaran tunai yang adil dan sesuai untuk stabilitas Harga dan Pasar
Peningkatan pendapatan nelayan, melalui dukungan modal bumdes sehingga nelayan mampu meningkatkan frekuensi tangkapan dan berpenghasilan mingguan
Pemerintah desa berkeyakinan dengan memberikan penyertaan modal usaha sektor perikanan dari hasil tangkapan nelayan Keurea bumdes bisa bergerak dengan maksimal serta mempercepat peluang usaha yang ada. Kata kades
Langkah tersebut sudah di rencanakan dengan matang, adapun sasaran pertama pembangunan tempat pelelangan ikan dan penyediaan mesin pencetak es balok untuk pengawet.
Lanjut kata dia, apabila ini sudah ada tentunya semua nelayan keurea akan membongkar ikan hasil tangkapannya di tempat pelelangan sekaligus bumdes akan menimbangnya dan bayar
Kemudian bumdes akan mensuplay ke lapak-lapak warga dan perusahaan yang ada di Bahodopi. Tuturnya
Dia pun menambahkan usaha ini bisa merekrut tenaga kerja sehingga masyarakat keurea yang tidak punya pekerjaan bisa bekerja dan akan mendapatkan penghasilan tetap untuk ekonomi keluarganya
Kepala desa Keurea Husni Abdul Wahab berharap setelah sektor perikanan berhasil mungkin kedepannya bumdes bisa melihat peluang usaha lainnya seperti sektor UMKM atau sektor lainnya. Sebab pemdes terus berkolaborasi dengan bumdes untuk meningkatkan PADesa. Tutupnya Kades Keurea. Reporter Irfan
Tidak ada komentar